Tuesday, October 5, 2021

 Dampak  Positif dan Negatif  Pandemi Covid-19 Bagi Diri Sendiri, Keluarga, dan Masyarakat Sekitar 



        • Dampak Positif bagi diri sendiri : 

- Lebih perduli dengan kehidupan, 

- Kebersihan, 

- Kesehatan untuk selalu berolahraga


• Dampak Negatif bagi diri sendiri :

- Takut untuk pergi ke rumah sakit

- pembelajaran jadi tidak optimal

- Proses belajar menjadi lebih berat,tugas menjadi lebih banyak dari sebelumnya.


• Dampak Negatif bagi keluarga :

- Semakin mengenal satu sama lain dampak negatif karantina mandiri selama pandemi yang mungkin terjadi pada hubungan keluarga adalah seringnya terjadi perdebatan.

-  Semakin sering anggota keluarga bertemu, maka perdebatan makin sering terjadi. Hal ini umumnya terjadi karena adanya perbedaan pendapat.

• Dampak Posistif bagi keluarga  :

selama ini orang tua kurang tahu apa- apa mengenai anaknya. Setelah menghabiskan banyak waktu selama karantina mandiri, mereka jadi mengenal berbagai kebiasaan anak. Tanpa disadari, pandemic memberikan kesempatan oran tua untuk lebih mengenal anak- anak mereka.Selain itu, anggota keluarga juga dapat saling menyesuaikan diri dan menyelesaikanpersoalan bersama- sama.

 • Dampak positif bagi masyarakat :

- Masyarakat lebih peduli 

Kesadaran dan disiplin masyarakat tercatat pentingnya menjaga kebersihan.

Ilmuwan terpacu 

para peneliti dan ilmuwan terpacu menemmukan vaksin yang dapat mencegah terjadinya COVID-19.

Dampak Negatif bagi masyarakat :

- Rumah Sakit kewalahn 

- Takut untuk kerumah sakit




Monday, September 27, 2021

Cara Mengedalikan Emosi Agar tidak merugikan Diri Sendiri



Padahal emosi dapat memengaruhi beberapa aspek kehidupan kita mulai dari pengambilan keputusan, interaksi dengan orang lain, serta kesehatan mental. Maka dari itu, kita perlu belajar mengontrol emosi dengan tepat supaya tidak memberikan dampak buruk terhadap kehidupan kita dan orang sekitar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Mengontrol Emosi Agar Amarah Terkendali", Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/10/27/142533920/cara-mengontrol-emosi-agar-amarah-terkendali?page=all.

Editor : Wisnubrata

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Padahal emosi dapat memengaruhi beberapa aspek kehidupan kita mulai dari pengambilan keputusan, interaksi dengan orang lain, serta kesehatan mental. Maka dari itu, kita perlu belajar mengontrol emosi dengan tepat supaya tidak memberikan dampak buruk terhadap kehidupan kita dan orang sekitar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Mengontrol Emosi Agar Amarah Terkendali", Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/10/27/142533920/cara-mengontrol-emosi-agar-amarah-terkendali?page=all.

Editor : Wisnubrata

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Padahal emosi dapat memengaruhi beberapa aspek kehidupan kita mulai dari pengambilan keputusan, interaksi dengan orang lain, serta kesehatan mental. Maka dari itu, kita perlu belajar mengontrol emosi dengan tepat supaya tidak memberikan dampak buruk terhadap kehidupan kita dan orang sekitar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Mengontrol Emosi Agar Amarah Terkendali", Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/10/27/142533920/cara-mengontrol-emosi-agar-amarah-terkendali?page=all.

Editor : Wisnubrata

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
Padahal emosi dapat memengaruhi beberapa aspek kehidupan kita mulai dari pengambilan keputusan, interaksi dengan orang lain, serta kesehatan mental. Maka dari itu, kita perlu belajar mengontrol emosi dengan tepat supaya tidak memberikan dampak buruk terhadap kehidupan kita dan orang sekitar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Mengontrol Emosi Agar Amarah Terkendali", Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/10/27/142533920/cara-mengontrol-emosi-agar-amarah-terkendali?page=all.

Editor : Wisnubrata

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Emosi adalah ekspresi normal manusia atas berbagai hal yang terjadi dalam hidupnya. Misalnya, ketika Anda merasa senang saat mendapat hadiah, merasa kesal saat terjebak macet, atau merasa sedih saat kehilangan seseorang yang Anda cintai. Emosi juga dapat mempengaruhi beberapa aspek kehidupan mulai dari pengembalian keputusan,interaksi dengan orang lain serta kesehatan mental. Maka dari itu,kita perlu belajar mengontrol emosi.

Berbagai emosi yang Anda rasakan ini akan berpengaruh pada tindakan Anda. Jika Anda sedang merasakan emosi yang positif, maka tindakan yang mengikutinya juga akan positif, sebaliknya, emosi negatif akan cenderung membuat Anda berperilaku negatif pula.

Ekspresi emosi negatif bahkan dapat membahayakan hubungan pekerjaan, pertemanan, hingga kesehatan diri sendiri. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara mengendalikan emosi atau cara mengekspresikannya secara tepat. 

Beberapa Cara Mengendalikan Emosi Yang Bisa Anda Coba



Berikut ini adalah beberapa cara mengendalikan emosi negatif yang bisa Anda coba :

1. Berpikiran dan bersikap positif

Anda mungkin tidak dapat mengubah situasi buruk yang menimpa Anda, namun Anda bisa mengubah sudut pandang Anda untuk melihat situasi tersebut menjadi lebih positif.

Misalnya, Anda merasa kecewa karena mendapat banyak kritik pada presentasi yang baru saja Anda berikan. Pada situasi seperti ini, cobalah pikirkan sisi positifnya bahwa kritik tersebut sebenarnya dapat bermanfaat bagi pertumbuhan karier Anda kelak. Selain itu, coba tenangkan diri Anda dengan mengambil napas panjang lalu tutup mata Anda.

2. Hindari situasi yang bisa memicu munculnya emosi negatif

Hindarilah situasi yang bisa membuat Anda merasakan emosi negatif. Sebagai contoh, jika Anda mudah kesal saat terburu-buru atau terjebak macet, Anda dapat mengatur waktu untuk berangkat saat arus jalan sedang tidak terlalu macet. 

3. Lakukan aktivitas yang menyenangkan

Melakukan aktivitas yang menyenangkan dapat membawa pengaruh positif bagi hidup Anda, misalnya:

  • Berolahraga. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, namun juga merupakan sarana untuk mengelola stres. Yoga, tai chi, dan aerobik merupakan beberapa contoh latihan fisik yang baik bagi kesehatan mental.
  • Mempelajari kemampuan baru seperti mempelajari bahasa atau pun alat musik dapat membangkitkan kepercayaan diri Anda dan menjadi salah satu cara yang baik untuk mengendalikan emosi.

 

 

 

 

 

Monday, July 6, 2020

Buat lah rangkuman dari jurnal yang membahas tentang manusia dan tanggung jawab, serta diposting diblog dan studentsite .


Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Seorang mahasiswa mempunyai kewajiban belajar, Bila belajar, maka hal itu berarti ia telah memenuhi kewajibannya. Berarti ia telah bertanggung jawab .  Sudah tentu bagaimana kegiatan belajar si mahasiswa, itulah kadar pertanggung jawabannya, Bila pada ujian ia mendapat nilai A, B atau C itulah kadar pertanggung jawabannya. Seseorang mau bertanggung jawab karena ada kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggung jawab karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Manusia tidak boleh berbuat semaunya terhadap manusia lain dan terhadap alam lingkungannya. Manusia menciptakan keseimbangan, keselarasan, antara sesama manusia dan antara manusia dan lingkungan. Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksa tanggung jawab itu. Dengan demikian tanggung jawabitu dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi yang berbuat dan dari sisi yang kepentingan pihak lain. Dari sisi si pembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu dengan demikian ia sendiri pula yang harus memulihkan ke dalam keadaan baik. Dari sisi pihak lain apabila si pembuat tidak mau bertanggung jawab, pihak lain yang akan memulihkan baik dengan cara individual maupun dengan cara kemasyarakat. Apabila dikaji, tanggung jawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi, sebagai akibat perbuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian, pengorbanan pada pihak lain.

Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannyaitu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB 

 Manusia itu berjuang adalah memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. 

  1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri 


Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. 

    2. Tanggung jawab terhadap keluarga 

Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, ister, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga

 3. Tanggung jawab terhadap masyarakat 

Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial.

4.Tanggung jawab kepada Bangsa / negara

 Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri.

5. Tanggung jawab terhadap Tuhan 

Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkanuntuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab lngsung terhadap Tuhan.

Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksa tanggung jawab itu. Dengan demikian tanggung jawabitu dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi yang berbuat dan dari sisi yang kepentingan pihak lain. Dari sisi si pembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu dengan demikian ia sendiri pula yang harus memulihkan ke dalam keadaan baik. 


Tuesday, May 26, 2020

                    Manusia Sebagai Mahluk        berbudaya.

Pengertian Manusia
Secara bahasa, manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah, manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu. Dalam hubungannya dengan lingkungan, manusia merupakan suatu oganisme hidup (living organism). Terbentuknya pribadi seseorang dipengaruhi oleh lingkungan bahkan secara ekstrim dapat dikatakan, setiap orang berasal dari satu lingkungan, baik lingkungan vertikal (genetika, tradisi), horizontal (geografik, fisik, sosial), maupun kesejarahan.
Pengertian Budaya dan Kebudayaan
Kebudayaan berasal dari kata Sansekerta “Buddhayah “ , yang merupakan bentuk jamak dari  kata “Buddhi” yang berarti  budi atau akal. Dengan demikian kebudayaan dapat diartikan sebagai “hal-hal yang bersangkutan dengan budhi atau akal”. Daya dari budi yang berupa cipta, karsa dan rasa.
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.
Kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Tuesday, April 7, 2020

Jurnal Etika Dan Estetika

             BAB I

PENDAHULUAN



Latar Belakang
 Manusia merupakan makhluk yang memiliki kemampuan menciptakan kebaikan, kebenaran, keadilan, dan bertanggung jawab. Sebagai makhluk berbudaya, manusia mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan, baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat demi kesempurnaan hidupnya dengan menciptakan kebudayaan.Di samping itu, manusia mampu menciptakan, memperbaharui, memperbaiki, mengembangkan dan meningkatkan sesuatu yang ada untuk kepentingan hidup manusia.Tetapi, banyak juga manusia yang tidak memiliki etika dan estetika dalam  berbudaya serta tidak memanusiakan manusia.


BAB II

PEMBAHASAN

Etika Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu dari kata ethos yang berarti adat kebiasaan tetapi ada yang memakai istilah lain yaitu moral dari bahasa latin yakni jamak dari kata nos yang berarti adat kebiasaan juga. Akan tetapi pengertian etika dan moral ini memiliki perbedaan satu sama lainnya. Etka ini bersifat teori sedangkan moral bersifat praktek. Etika mempersoalkan bagaimana semestinya manusia bertindak sedangkan moral mempersoalkan bagaimana semestinya tndakan manusia itu. Etika hanya mempertimbangkan tentang baik dan buruk suatu hal dan harus berlaku umum. Secara singkat definisi etika dan moral adalah suatu teori mengenai tingkah laku manusia yaitu baik dan buruk yang masih dapat dijangkau oleh akal. Moral adalah suatu ide tentang tingkah laku manusia ( baik dan buruk ) menurut situasi yang tertentu. Jelaslah bahwa fungsi etika itu ialah mencari ukuran tentang penilaian tingkah laku perbuatan manusia ( baik dan buruk ) akan tetapi dalam prakteknya etika banyak sekali mendapatkan kesukaran-kesukaran. Hal ini disebabkan ukuran nilai baik dan buruk tingkah laku manusia itu tidaklah sama ( relatif ) yaitu tidal terlepas dari alam masing-masing. Namun demikian etika selalu mencapai tujuan akhir untuk menemukan ukuran etika yang dapat diterima secara umum atau dapat diterima oleh semua bangsa di dunia ini. Perbuatan tingkah laku manusia itu tidaklah sama dalam arti pengambilan suatu sanksi etika karena tidak semua tingkah laku manusia itu dapat dinilai oleh etika. Tingkah laku manusia yang dapat dinilai oleh etika itu haruslah mempunyai syarat-syarat tertentu, yaitu : A. Manusia itu dikerjakan dengan penuh pengertian Oleh karena itu orang-orang yang mengerjakan sesuatu perbuatan jahat tetapi ia tidak mengetahui sebelumnya bahwa perbuatan itu jahat, maka perbuatan manusia semacam ini tidak mendapat sanksi dalam etika B. Perbuatan yang dilakukan manusia itu dikerjakan dengan sengaja Perbuatan manusia ( kejahatan ) yang dikerjakan dalam keadaan tidak sengaja maka perbuatan manusia semacam itu tidak akan dinilai atau dikenakan sanksi oleh etika. Perbuatan manusia dikerjakan dengan kebebasan atau dengan kehendak sendiri Perbuatan manusia yang dilakukan denan paksaan
 ( dalam keadaan terpaksa ) maka perbuatan itu tidak akan dikenakan sanksi etika. Demikianlah persyaratan perbuatan manusia yang dapat dikenakan sanksi ( hukuman ) dalam etika. a.
 1.Etika Dalam Manusia Berbudaya

Secara etimologis, etika adalah ajaran tentang baik buruk, yang diterima umum tentang sikap perbuatan, kewajiban dan sebagainya. Etika bisa disamakan artinya dengan moral (mores dalam bahasa latin), akhlak atau kesusilaan.Etika berkaitan dengan masalah nilai, karena etika pada pokoknya membicarakan masalah-masalah yang berkaitan dengan predikat nilai susila, atau tidak susila, baik dan buruk perbuatan manusia.  Namun, etika memiliki makna yang bervariasi. Bertens menyebutkan ada tiga jenis makna etika sebagai berikut


A. Etika dalam arti nilai-nilai atau norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau kelompok orang dalam mengatur tingkah laku.

B.  Etika dalam arti kumpulan asas atau nilai moral (yang dimaksud disini adalah kode etik) c.

C. Etika dalam arti ilmu ajaran tentang yang baik dan yang buruk. Etika sebagai nilai dan norma etik atau moral berhubungan dengan makna etika yang pertama. Nilai-nilai etik adalah nilai tentang baik buruk kelakuan manusia. Nilai etik diwujudkan ke dalam norma etik, norma moral, atau norma kesusilaan.  Norma etik berhubungan dengan manusia sebagai individu karena menyangkut kehidupan pribadi. Penduduk norma etik adalah nurani, individu dan bukan manusia sebagai makhluk sosial atau sebagai anggota masyarakat yang terorganisir. Norma ini dapat melengkapi ketidakseimbangan hidup pribadi dan mencegah kegelisahan diri sendiri.  Norma etik ditujukan kepada umat manusia agar terbentuk kebaikan akhlak  pribadi guna penyempurnaan manusia dan melarang manusia melakukan perbuatan jahat.



2.
A.  Estetika dapat dikatakan sebagai teori keindahan atau seni.Estetika berkaitan dengan nilai indah
 
 jelek (tidak indah).Nilai estetika berarti nilai tentang keindahan.Keindahan dapat diberimakna secara luas, secara sempit, dan estetik murni. a)

Secara luas, keindahan mengandung ide kebaikan. Bahwa segala sesuatu yang baik termasuk yang abstrak maupun yang nyata yang mengandung ide kebaikan adalah indah. Keindahan dalam arti luas meliputi banyak hal, seperti watak yang indahb)

B. Secara sempit, yaitu indah yang terbatas pada lingkup persepsi penglihatan bentuk dan warna



BAB III
PENUTUP


 Budaya pastinya memiliki nilai, dalam hal ini etika. Etika pada umumnya membahas  pandangan atau nilai yang bersifat tata-krama. Kesopanan, gotong-royong, cara, dan lainnya yang masih berhubungan dengan fisik, juga bersifat realistis, dan secara kasat mata terlihat. Budaya yang mengandung nilai etika ini memang sengaja dilestarikan sebab, mungki
n telah diprediksikan sebelumnya, nilai “kemanusiaan” yang wajar akan
lumpuh dimasa mendatang, seperti halnya pergeseran nilai yang telah terjadi saat ini.


Tuesday, March 17, 2020


 
   ASPEK PERILAKU MANUSIA SEBAGAI MAHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL

 
 

i.  
 Manusia  merumapakan mahluk yang tidak terwujud dengan sendirinya melainkan keberadaanya ada yang menciptakan.
II.
  Ruang terbuka publik merupakan elemen kota yang sangat penting kehadirannya dalam kehidupan
kota. Sebagai ruang terbuka yang bersifat publik maka berbagai aktivitas dapat dilakukan manusia baik
perorangan maupun berkelompok. Karakteristik manusia sebagai makhluk individu sekaligus makhluk sosialRuang terbuka publik merupakan elemen kota yang sangat penting kehadirannya dalam kehidupan
kota. Sebagai ruang terbuka yang bersifat publik maka berbagai aktivitas dapat dilakukan manusia baik
perorangan maupun berkelompok. Karakteristik manusia sebagai makhluk individu sekaligus makhluk sosial

AspekPerilaku Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Sosial Pada Ruang Terbuka publik

Pola perilaku manusia dalam suatu lingkungan adalah hasil dari proses interaksi
manusia dengan lingkungannya yang melibatkan emosional individual dan sosial. Dalam
menganalisa terhadap privasi dan kebutuhan sosialnya tersebut diperlukan pendekatan
melalui seting perilaku. Konsep ini mengacu pada seting perilaku yang terdiri dari 3
komponen, diantaranya: fisik (desain), sosial (penggunaan), dan budaya. Ketiga hal tersebut
bisa ditemui dari beberapa artikel penelitian berikut ini.
Pendekatan penelitian yang dilakukan oleh Al-Bishawi, dkk (2015) dalam perancangan

kota lama di kota-kota Arab-Muslim mengenai nilai-nilai Islam tentang privasi perempuan
telah diterapkan secara baku. Pada umumnya kaum perempuan memiliki nilai dan kebutuhan
khusus akan privasi, keamanan, dan kenyamanan.
Penempatan jendela dan pintu dibuat agar perempuan dapat mengamati jalan tanpa
mereka dapat dilihat. Adanya gang-gang buntu yang biasanya digunakan oleh perempuan
untuk dapat mengakses pasar atau fasilitas publik sehingga mereka dapat leluasa berjalan
tanpa dapat bebas terlihat. Ruang publik mudah diakses oleh perempuan namun tidak halnya
dengan ruang publik yang berfungsi sebagai restoran, fasilitas olah raga, dan tamanyang
memiliki akses terbatas atau bahkan tidak sama sekali. Selain itu perbedaan waktu
penggunaan fasilitas publik juga memiliki peranan penting dalam pemisahan gender tersebut.
Privasi tetap terjaga dengan menggunakan desain pintu dan jendela yang tidak saling
berhadapan dan sangat tersembunyi, perbedaan level jalan dan lantai, jendela yang ditinggikan
dan tertutup, ruang transisi antar jalan utama dengan jalan buntu, hubungan sosial haantara pengguna yang memiliki hubungan kekerabatan, perilaku yang terkait dengan agama
dan ruang-ruang tertentu yang ditetapkan untuk perempuan saja (melalui tanda-tanda
tertulis) atau terbatas pada penggunaan pejalan kaki. Privasi perempuan dicapai terutama
melalui komponen sosial dan budaya, yang pada gilirannya mempengaruhi komponen fisik
ruang publik.Hasilnya menunjukkan bahwa kebutuhan privasi perempuan tetap terpenuhi
pada lingkungan yang bersifat publik dengan berbagai usahanya pada ruang terbuka publik khususnya oleh Pedagang Kaki Lima
(PKL) menjadi bagian permasalahan setiap kota di Indonesia sebagaimana dalam penelitian
yang dilakukan oleh Kurniadi, dkk (2012). Teritorial PKL tersebut muncul disebabkan adanya
motif dan kebutuhan dari PKL itu sendiri untuk berjualan di lokasi yang dianggap strategis di
ruang publik dengan membangun ‘produk fisik’ berupa kios. Kios-kios terbentuk dengan
dipengaruhi kebutuhan PKL dalam suatu display, menyimpan barang dagangan, perlindungan
dari iklim dan dengan biaya yang murah atau bahkan tidak dengan menggunakan biaya. Modal
yang kecil mendorong penggunaan material seadanya, agar pengeluaran dapat ditekan sekecil mungkin.
Pemilik Toko memiliki teritori formal sehingga tidak bisa diganggu oleh individu lain
karena dimiliki secara legal dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Namun begitupun
pemilik toko melakukan dua macam usaha membentuk ruang teritori. Pertama, pemilik toko
melakukan penandaan dengan meletakkan barang dagangan untuk membentuk teritori yang
terbentuk akibat motif dan kebutuhan pemilik toko agar display barang dagangan dapat
dengan mudah dilihat oleh pembeli dan menambah luas area display. Dengan terbentuknya
batasan-batasan fisik di sidewalk toko membentuk teritorialitas yang non-formal dari pemilik
toko di area yang sesungguhnya adalah domain publik. Kedua, pemilik toko mempertegas
batasan teritori anyar pemilik toko lainnya. Dengan demikian, ada unsur laten diluar manifes
area itu sebagai jalur pejalan kaki sebagai suatu ‘teritori non-formal’. Untuk pejalan kaki memiliki teritori formal berupa area sidewalk toko dan trotoar untuk jalur
sirkulasi yang merupakan zona publik. Selain untuk sirkulasi, teritori tersebut juga berfungsi untuk
memfasilitasi aktivitas window-shopping dan membeli. Sebagian besar sidewalk dan trotoar yang
memiliki unsur manifes sebagai jalur sirkulasi pejalan kaki tidak dapat digunakan untuk sirkulasi
karena privatisasi yang dilakukan oleh User Group lain. Hal tersebut tersebut menyebabkan
keterhubungan antarjalur sirkulasi itu menjadi terpotong-potong dan tidak menerus. Peluang
invasi dari pengguna lain menjadi lebih besar dan pejalan kaki tidak memiliki kontrol yang kuat
untuk mempertahankan teritori formalnya yaitu jalur berjalan kaki.
Dari analisa yang dilakukan ternyata sebagian besar pemilik toko merasa terganggu dengan
keberadaan PKL yang berada di depan toko mereka karena merusak pemandangan, membatasi
akses ke toko, dan menyebabkan kebisingan. Upaya kontrol yang dapat dilakukan baru secara pasif
dan personal (Kurniadi, Pramitasari, & Wijono, 2012).
Pemanfaatan ruang terbuka publik sebagai ruang dagang juga menjadi kajian penelitian
Sudarisman (2017). Para PKL berjualan di Taman Tegalega Bandung bahkan sampai ruas jalan di
sekitarnya dengan menggelar tikar sebagai daerah teritori mereka. Hal ini menimbulkan
kemacetan yang luar biasa. Tapi bagi pengunjung hal tersebut tidak menjadi masalah khususnya
yang memang bertujuan untuk berbelanja di kawasan tersebut. Justru bagi mereka hal ini menjadi
aktivitas sosial mereka dengan berinteraksi dengan para pedagang. Bukan itu saja, mereka juga
dapat melakukan aktivitas berolahraga di taman tersebut (Sudarisman, 2017).
Interaksi warga asli Belanda dengan kelompok migran padataman kota menjadi obyek
penelitian yang dilakukan oleh Peters (2010). Dari pengamatannya bahwa sedikit sekali terjadi
interaksi antar kelompok bidaya tersebut. Hal ini terjadi etnik dan agama pada kelompok migran
lebih bersifat kolektif serta adanya pembatasan perilaku pada wanita dalam kelompok tersebut
sedangkan warga asli datang secara berpasangan atau hanya sendirian. Batas teritori antar budaya
yang berbeda terkadang menguatkan ruang teritori itu sendiri (Peters, 2010).
Aktivitas yang berkelompok ini juga dilakukan oleh penduduk pada beberapa desa di Cina. Dari
hasil pengamatan Leng (2016), lebih dari 62% penduduk Cina memiliki kecenderungan
beraktivitas secara berkelompok. Namun berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Peters
(2012) di atas bahwa aktivitas berkelompok disebabkan oleh percampuran budaya melainkan
pada kasus ini lebih disebabkan satu budaya yang sama pada satu perdesaan yang cenderung lebih
senang melakukan aktivitas mereka secara bersama-sama di ruang terbuka publik (Leng & Li,
2016). Untuk aktivitas yang dilakukan oleh individu pada latar belakang budaya yang sama maka
teritorialitas menjadi hal yang tidak begitu penting.
Pada ruang terbuka yang dimiliki oleh suatu kelompok tertentu seperti perusahaan/kantor
maka ruang terbuka dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan informal bagi kelompok tertentu
memiliki kultur atau budaya yang sama maka teritorialitas bukan menjadi hal yang mutlak. Setiap
pengguna bisa bebas berbaur dan menampilkan identitas mereka sebagai makhluk sosial. Mereka
dapat beraktivitas seperti berolahraga, berbelanja, bertemu, dan interaksi lainnya tanpa membuat
batas teritori yang jelas. Sedangkan pada beberapa latar belakang yang berbeda khususnya
kebudayaan maka batasan teritori terbentuk baik yang dibuat sendiri atau mencari ruang teritori
yang dianggap aman oleh mereka.
Bentuk ruang teritori tidak harus selalu dalam bentuk ruang fisik saja. Ruang teritori bisa
menggunakan benda lain sebagai penanda, tulisan, identitas fisik, atau bahkan bau-bauan.
Sebenarnya konsep teritori ini sendiri merupakan konsep yang diadaptasi dari perilaku hewan
yaitu berawal dari penelitian pada hewan primata dan vertebrata yang dilakukan oleh Snyder
(1984). Perilaku hewan-hewan tersebut dengan mencakar (teritori fisik) atau memberi bau-bauan
dari kotoran mereka sendiri (teritori non fisik) sebagai batas wilayah kekuasaan mereka
    
      Ruang pribadi adalah ruang privasi manusia dalam
aktualisasi karakteristik manusia sebagai makhluk individu. Walaupun sama namun bedanya
adalah ruang pribadi merupakan ruang maya yang berada di sekeliling manusia sedangkan teritori
dibentuk sesuai dengan kondisi tertentu. Teritori ini sendiri dapat diusik oleh individu lain
sehingga pertahanan manusia ini sifatnya tidak masif.
Ada 2 (dua) hal yang mempengaruhi teritori di dalam ruang terbuka publik. Pertama, ekonomi.
Ruang publik yang dijadikan ruang dagang maka tingkat kualitas publiknya akan semakin
menurun. Hal ini disebabkan adanya teritori yang dilakukan oleh para pedagang dalam
mempertahankan tujuan mereka dalam ruang tersebut. Penurunan kualitas ini akan menjadikan
ruang publik menjadi ruang privat yang biasanya cukup mengganggu aktivitas
lingkungannya.Kedua, budaya.Kultur yang sama pada satu ruang publik menjadikan ruang
personal bagi setiap individu semakin mengecil. Hal ini menjadikan ruang teritori semakin tidak
dibutuhkan dalam aktivitas mereka di dalam kelompok yang sama.
Hal demikian menunjukkan bahwa keprivasian bagi manusia tetap menjadi hal utama bagi
mereka dalam memanfaatkan ruang terbuka publik. Bahkan pada suatu kebudayaan dan agama
tertentu sikap saling menjaga jarak untuk menghindar dari interaksi terutama antar kaum
perempuan dengan kaum laki-laki merupakan bentuk pertahanan diri mereka terhadap keprivasianya.

  TUGAS AUDIT (SOFTWAERE GAS )   1.       1  ACL (Audit Command Language) ACL adalah sebuah software yang dirancang secara khus...